Jober yang dibangun Pemkab Lembata di Lewoleba. Menurut survei Pertamina, depot BBM itu tidak layak. Gambar diambil, Selasa
Jober yang dibangun Pemkab Lembata di Lewoleba. Menurut survei Pertamina, depot BBM itu tidak layak. Gambar diambil, Selasa

Wakil Ketua DPRD Lembata Tawarkan Tiga Opsi Terkait Jober

LEWOLEBA – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Hyasinthus Tibang Burin menyesalkan mubazirnya jober Pertamina di Lewoleba. Menurut dia, depot itu hanya menjadi pajangan belaka yang tidak bermanfaat bagi masyarakat Lembata.
Hyasinthus Burin menawarkan tiga opsi kepada pemerintah untuk menyelamatkan aset tersebut. Pertama, meremajakan depot tersebut sambil berkonsultasi dengan pihak terkait untuk memanfaatkan aset yang sudah dibangun. Peremajaan tentu didahului survei kelayakan fisik depot tersebut.
“Bila ada yang rusak perlu diperbaiki atau diganti. Bila ada item yang harus dilengkapi lagi, juga silahkan. Peremajaan itu tentunya dilakukan bersamaan dengan kiat lain, yaitu melakukan konsultasi ke pihak-pihak terkait untuk memperoleh referensi yang lebih tepat untuk memanfaatkan kembali depot tersebut,” kata Burin di Lewoleba belum lama ini.
Opsi kedua, kata dia, Pemkab Lembata meminta bantuan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, menteri BUMN, menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan menteri perhubungan memberikan solusi agar jober yang tidak layak itu dirombak agar bisa dimafaatkan.
“Gubernur merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Dengan demikian, bila Pemkab Lembata meminta gubernur untuk menyuarakan ke tingkat pusat tentang masalah yang dihadapi Kabupaten Lembata, saya kira pemerintah pusat pasti mendengarnya,” kata Burin.
“Opsi ketiga, minta maaf semua pihak yang ada di Lembata, menurut saya, depot BBM itu sebaiknya dirobohkan dan di lokasi tersebut dibangun fasilitas pelabuhan untuk menunjang tol laut, salah satu program andalan Presiden Jokowi,” tambah Burin.Menurut dia, langkah ekstrem seperti itu perlu dilakukan agar pemerintah tidak mewariskan kegagalan masa lalu kepada generasi mendatang. Lebih baik dirobohkan saat ini dan menggantinya dengan item pembangunan lain, daripada membiarkan
mubazir.”Sekarang tinggal sikap pemerintah merespon opsi tersebut. Bila pemerintah punya opsi lain, yah silahkan. Tapi bagi saya, lebih cepat mengambil sikap terhadap masalah ini, akan jauh lebih baik, daripada membiarkan depot tersebut menjadi saksi bisu kegagalan pemerintah,” demikian Hyasinthus Burin (kro)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You might also likeclose