guru-ilustrasi1

20 Guru di Lembata Ikut Bimtek Kurikulum 2013

L-Tv News – LEWOLEBA – Salah satu kebijakan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah adalah pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah dilaksanakan sejak tahun 2004 menjadi Kurikulum 2013.

Pengembangan Kurikulum 2013, selain untuk memberi jawaban terhadap beberapa permasalahan yang ada pada kurikulum sebelumnya, juga untuk mendorong peserta didik mampu lakukan observasi, bertanya dan bernalar serta presentasikan apa yang diketahuinya setelah menerima materi pembelajaran.

Demikian Kepala Seksi Pendidikan Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, Abdul Rauf Afwa, S.Ag pada Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Kepala Madrasah, Guru dan Pengawas lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, Jumat (4/8/2015).

Bimtek itu bertujuan menjamin terlaksananya Kurikulum 2013 secara efektif dan efisien di madrasah. “Tujuan khusus pelaksanaan Bimtek antara lain memberikan fasilitasi Bimtek Kurikulum 2013 pada madrasah, terutama mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. Juga memberikan bantuan konsultasi, pemodelan dan pelatihan personal dan spesifik untuk hal-hal spesifik dalam Kurikulum 2013,” kata Rauf Afwa.

Bimtek yang diikuti 20 peserta terdiri dari Guru Agama Islam, Kepala Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam tingkat MI, MTs dan Aliyah dibuka Kepala Kantor Kemenag Lembata, Dra. Dorthia Nahak, MH.

Dorthia menekankan guru merupakan kunci utama keberhasilan proses pembelajaran di sekolah sehingga sering keberhasilan pendidikan dibebankan pada guru. Dan, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh para guru adalah kesiapan terhadap perubahan termasuk perubahan kurikulum.

“Guru tidak hanya mengurusi rutinitas mengajarnya, tapi lebih dari itu harus selalu berupaya untuk mengupdate informasi, pengetahuan dan keterampilannya yang berkaitan dengan profesinya sebagai pengajar dan pendidik, salah satu cara melalui kegiatan bimtek seperti ini,” tandas Dorthia.

Dijelaskannya, pengembangan Kurikulum 2013 berfokus pada penyempurnaan pola pikir, penguatan tata kelola kurikulum, pendalaman dan perluasan materi, penguatan proses pembelajaran dan penyesuaian beban belajar agar dapat menjamin kesesuaian antara apa yang diinginkan dan apa yang dihasilkan.

“Penerapan Kurikulum 2013 menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para guru mewujudkan cita-cita pendidikan. Kita sebagai tenaga pendidik dan kependidikan ditantang untuk menjembatani kondisi ideal dan kondisi riil dunia pendidikan kita ini,” kata Dorthia.(humas kemenag lembata)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You might also likeclose